KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Program Studi Sistem Informasi, resmi meluncurkan Program Magang Industri Terpadu (PMIT) 2026 pada Senin, 31 Maret 2026. Kegiatan akademik strategis ini melibatkan 127 mahasiswa tingkat akhir yang akan penempatan di berbagai perusahaan teknologi dan institusi digital terkemuka di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur selama empat bulan ke depan.
Peluncuran resmi PMIT 2026 diadakan di Aula Terpadu Kampus Unismuh Kendari yang berlokasi di Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari, dengan menghadirkan pejabat akademik, dosen pembimbing, mahasiswa peserta magang, serta perwakilan dari perusahaan-perusahaan mitra. Program ini merupakan bagian integral dari kurikulum Program Studi Sistem Informasi Unismuh Kendari, yang dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja profesional.
Kepala Program Studi Sistem Informasi Unismuh Kendari, Dr. Ir. Arfiandi Maulana, M.Sc., mengatakan bahwa program magang industri ini telah direncanakan sejak semester sebelumnya dengan melibatkan lebih dari 30 perusahaan mitra dari berbagai sektor. “Kami sangat berkomitmen untuk memastikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya memiliki pengetahuan teori yang kuat, tetapi juga pengalaman praktis yang relevan dengan industri. PMIT 2026 adalah wujud nyata dari komitmen kami tersebut,” ujar Dr. Arfiandi dalam sambutannya pada pembukaan acara peluncuran, Senin (31/3/2026).
Lebih lanjut, Dr. Arfiandi menjelaskan bahwa setiap mahasiswa telah melalui proses seleksi yang ketat berdasarkan indeks prestasi akademik (IPK), kemampuan akademik, dan kesesuaian minat dengan industri penempatan. “Tidak semua mahasiswa dapat langsung mengikuti program ini. Kami hanya memilih 127 mahasiswa dari total 180 mahasiswa tingkat akhir yang memenuhi kriteria akademik dan profesional yang telah kami tetapkan,” tambahnya.
### Penempatan di Berbagai Sektor Industri
Data yang diperoleh dari Kantor Program Studi Sistem Informasi Unismuh Kendari menunjukkan bahwa penempatan mahasiswa peserta PMIT 2026 tersebar di berbagai sektor industri strategis. Sebanyak 45 mahasiswa ditempatkan di perusahaan teknologi informasi dan telekomunikasi, 38 mahasiswa di sektor perbankan dan layanan keuangan digital, 27 mahasiswa di instansi pemerintah yang menangani transformasi digital, dan sisanya di perusahaan e-commerce dan startup teknologi.
Beberapa perusahaan mitra unggulan yang menerima mahasiswa magang Unismuh Kendari antara lain PT Telkom Sulawesi Tenggara, PT Bank Rakyat Indonesia Kendari, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, serta beberapa startup lokal yang berkembang pesat seperti PT Digital Sultra Solution dan Kendari Tech Hub.
Dr. Muamar Kadir, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari, mengatakan bahwa penetapan perusahaan mitra dilakukan melalui proses kurasi yang matang. “Kami tidak asal memilih perusahaan mitra. Setiap perusahaan yang kami pilih harus memiliki standar profesional tinggi, infrastruktur pendukung pembelajaran yang baik, serta komitmen untuk memberikan bimbingan kepada mahasiswa magang kami,” kata Dr. Muamar dalam kesempatan yang sama.
### Kurikulum Magang yang Komprehensif
Program PMIT 2026 dirancang dengan kurikulum yang komprehensif dan terukur. Selama empat bulan (April hingga Juli 2026), mahasiswa akan menjalani berbagai kegiatan di antaranya: orientasi industri, pelatihan teknis khusus sesuai penempatan, partisipasi aktif dalam proyek nyata perusahaan, bimbingan dari pembimbing lapang (praktisi), serta pemantauan berkala dari pembimbing akademik kampus.
Dosen Pembimbing Program Magang Industri Terpadu, Joko Widodo, S.Si., M.Kom., menjelaskan bahwa mahasiswa juga akan diberikan modul pembelajaran khusus yang dirancang untuk mengembangkan soft skills selain hard skills teknis. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar coding atau konfigurasi sistem, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan etika profesional. Oleh karena itu, kami menyiapkan workshop khusus sebelum mahasiswa ditempatkan ke industri,” ujar Joko Widodo saat diwawancarai pada 01 April 2026.
### Testimoni Mahasiswa Peserta
Salah satu mahasiswa peserta PMIT 2026 yang bernama Siti Nurhaliza, asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, mengungkapkan kesiapannya menjalani magang di PT Telkom Sulawesi Tenggara. “Saya sangat senang diterima untuk mengikuti program ini. Selama ini saya belajar teori tentang jaringan komputer dan infrastruktur IT, dan sekarang saya berkesempatan untuk melihat langsung bagaimana teori itu diterapkan di industri. Saya berharap pengalaman ini akan membuat saya lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus,” kata Siti Nurhaliza, mahasiswa Semester VIII Sistem Informasi Unismuh Kendari.
Mahasiswa lainnya, Rifa’i Budi Santoso dari Jakarta yang menjalani studi di Unismuh Kendari, ditempatkan di sektor perbankan digital. Dia mengatakan bahwa program ini merupakan kesempatan emas untuk menerapkan ilmu yang telah diperolehnya. “Saya tertarik dengan industri fintech dan perbankan digital. Penempatan saya di salah satu bank besar Kendari akan memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana teknologi digital mengubah layanan perbankan. Ini adalah investasi terbaik untuk karir saya,” ungkapnya dengan antusias.
### Dukungan Industri Terhadap Program
Pihak industri juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program PMIT 2026. Kepala Divisi Teknologi Informasi PT Telkom Sulawesi Tenggara, Bambang Sutrisno, mengapresiasi inisiatif Unismuh Kendari. “Kami sangat mendukung program magang ini karena kami percaya bahwa kolaborasi antara akademik dan industri akan menciptakan talenta muda yang lebih siap kerja. Mahasiswa yang kami terima akan bekerja pada proyek nyata, dan kami akan memberikan mentoring intensif,” kata Bambang Sutrisno ketika dihubungi redaksi pada 01 April 2026.
Sementara itu, Manager Human Resources PT Bank Rakyat Indonesia Kendari, Dwi Putri Lestari, juga menyampaikan hal yang senada. “Program magang seperti ini sangat bermanfaat bagi kami karena membantu kami mengidentifikasi talenta muda berbakat yang potensial untuk direkrut sebagai karyawan tetap di masa depan. Kami menyediakan lingkungan belajar yang mendukung dan akan memastikan bahwa setiap mahasiswa magang mendapatkan pengalaman kerja yang bermutu,” jelas Dwi Putri.
### Mekanisme Pengawasan dan Evaluasi
Universitas Muhammadiyah Kendari telah menyiapkan mekanisme pengawasan dan evaluasi yang ketat untuk memastikan kualitas Program Magang Industri Terpadu 2026. Pembimbing akademik akan melakukan kunjungan lapang minimal dua kali selama periode magang, dan mahasiswa wajib menyerahkan laporan mingguan tentang kegiatan dan pembelajaran mereka.
Setiap mahasiswa juga akan mengikuti ujian seminar magang di akhir periode, di mana mereka akan mempresentasikan hasil magang mereka kepada dosen pembimbing dan penguji akademik. “Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa mahasiswa benar-benar mendapatkan pembelajaran bermakna dari pengalaman magang mereka. Laporan magang dan presentasi seminar akan menjadi bagian dari penilaian akhir dalam kurikulum mereka,” jelas Joko Widodo.
### Harapan dan Rencana Berkelanjutan
Seiring dengan peluncuran PMIT 2026, Unismuh Kendari juga menyiapkan rencana berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas program magang di tahun-tahun mendatang. Kepala Program Studi berkomitmen untuk menambah jumlah perusahaan mitra dan memperluas jangkauan penempatan ke berbagai wilayah.
“Visi kami adalah menciptakan ekosistem yang sehat antara akademik, industri, dan mahasiswa. PMIT 2026 adalah langkah awal menuju visi tersebut. Ke depannya, kami akan terus berinovasi dalam hal kurikulum magang, kemitraan industri, dan dukungan kepada mahasiswa agar mereka benar-benar siap menghadapi tantangan dunia kerja modern,” ungkap Dr. Arfiandi Maulana dengan optimisme.
Program Magang Industri Terpadu 2026 Universitas Muhammadiyah Kendari diharapkan menjadi model pembelajaran praktis yang dapat ditiru oleh program studi lainnya di kampus yang sama. Dengan melibatkan 127 mahasiswa dan 30+ perusahaan mitra, program ini menunjukkan komitmen Unismuh Kendari dalam mencetak lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri.
Hingga pada titik ini, semua mahasiswa peserta telah diberikan materi pra-magang, termasuk professional ethics, workplace communication, dan technical preparation sesuai dengan bidang penempatan masing-masing. Orientasi teknis dan pengenalan perusahaan akan dilaksanakan pada minggu pertama April 2026, sebelum mahasiswa secara penuh terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan mitra.
Dengan demikian, Program Magang Industri Terpadu 2026 merupakan wujud nyata dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menghasilkan lulusan Program Studi Sistem Informasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis yang mendalam tetapi juga pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri teknologi informasi modern di Indonesia.
—
[Artikel diterbitkan 01 April 2026 oleh Biro Komunikasi Universitas Muhammadiyah Kendari]