Kendari — Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya program studi Sistem Informasi, kembali membuktikan komitmennya dalam mengembangkan potensi mahasiswa di luar akademik. Dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa 2026 yang diselenggarakan pada 15 April 2026 di Kompleks Lapangan Olahraga Universitas Muhammadiyah Kendari, mahasiswa Sistem Informasi berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa pengembangan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler di perguruan tinggi berperan penting dalam membentuk generasi muda yang holistik dan kompetitif.
Festival yang diikuti oleh seluruh program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari ini menampilkan berbagai cabang olahraga mulai dari voli, sepak bola, badminton, hingga pencak silat. Selain itu, serangkaian pertunjukan seni budaya juga menjadi daya tarik utama acara ini, termasuk tari tradisional, lomba nyanyi, pameran karya seni, dan pertunjukan seni musik modern. Antusiasme yang ditunjukkan oleh mahasiswa Sistem Informasi dalam mengikuti festival ini mencerminkan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi untuk mengharumkan nama program studi mereka.
Latar Belakang dan Tujuan Festival
Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa 2026 merupakan inisiatif rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai bagian dari program pengembangan karakter mahasiswa. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa guna mengeksplorasi bakat mereka di bidang olahraga dan seni budaya sambil tetap menjaga fokus pada pendidikan akademik.
“Festival ini bukan sekadar acara hiburan, melainkan wadah strategis untuk mengembangkan soft skills mahasiswa seperti kerja sama tim, kepemimpinan, dan kemampuan adaptasi,” ujar Drs. Ahmad Hidayat, M.Si., Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutannya pada hari pembukaan festival.
Program studi Sistem Informasi sendiri telah menunjukkan partisipasi yang sangat aktif dalam persiapan festival. Berdasarkan data dari panitia pelaksana, sebanyak 127 mahasiswa dari Sistem Informasi mendaftarkan diri dalam berbagai cabang lomba, angka yang menunjukkan tingkat partisipasi mencapai 68 persen dari total keseluruhan mahasiswa aktif di program studi tersebut.
Prestasi Gemilang di Cabang Olahraga
Dalam kategori olahraga, mahasiswa Sistem Informasi mencuri perhatian dengan performa yang memukau di berbagai cabang. Pada cabang sepak bola putri, tim Sistem Informasi berhasil meraih juara pertama setelah mengalahkan tim dari program studi Teknik Sipil dengan skor 3-2 di babak final. Pertandingan sengit ini berlangsung selama 90 menit penuh dengan permainan yang sangat kompetitif dan menghibur.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Tim kami telah berlatih intensif selama dua bulan sebelum festival,” ungkap Siti Nurhaliza, kapten tim sepak bola putri Sistem Informasi, dengan antusiasme yang membara. “Dedikasi setiap pemain sangat luar biasa, dan kami membuktikan bahwa mahasiswa Sistem Informasi tidak hanya cerdas dalam hal akademik tetapi juga atlet yang kompeten,” tambahnya.
Selain sepak bola putri, tim voli putra Sistem Informasi juga berhasil meraih medali perak setelah kalah tipis di final melawan tim dari program studi Teknik Elektro dengan skor 25-23 dalam set ketiga. Meskipun tidak meraih juara pertama, prestasi ini tetap diapresiasi mengingat tingkat kesulitan kompetisi yang cukup ketat.
Pencapaian lainnya diraih dalam cabang badminton tunggal putra, di mana Muhammad Rizki, mahasiswa semester empat Sistem Informasi, berhasil mempersembahkan medali emas. Rizki mengalahkan lawannya dari program studi Pendidikan Teknik Informatika dengan skor 21-18 dan 21-16 dalam dua set final yang berlangsung dramatis.
“Saya berkomitmen untuk terus meningkatkan prestasi ini di tingkat yang lebih tinggi. Universitas Muhammadiyah Kendari memberikan dukungan penuh bagi saya untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga,” kata Muhammad Rizki dengan penuh keyakinan.
Dalam cabang pencak silat, mahasiswa Sistem Informasi juga turut berkontribusi dengan meraih tiga medali, yakni satu emas, satu perak, dan satu perunggu di berbagai kategori berat. Prestasi ini membuktikan bahwa keragaman olahraga yang dikuasai mahasiswa Sistem Informasi sangat beragam dan mengesankan.
Dominasi di Kategori Seni dan Budaya
Tidak hanya di bidang olahraga, mahasiswa Sistem Informasi juga menunjukkan dominasi yang signifikan di kategori seni dan budaya. Dalam lomba tari tradisional, kelompok Sistem Informasi yang menampilkan tari Poco-Poco dengan sentuhan modern berhasil meraih juara pertama dengan nilai sempurna dari juri. Pertunjukan mereka yang memukau berlangsung selama tujuh menit dengan kostum yang memukau dan gerakan yang sinkron sempurna.
“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa teknik informatika juga memiliki apresiasi tinggi terhadap seni budaya lokal. Tari Poco-Poco adalah warisan budaya Sulawesi Tenggara yang perlu kita lestarikan,” jelas Wardah Ramadhani, ketua panitia penampilan tari tradisional dari Sistem Informasi.
Dalam kategori lomba menyanyi solo, dua mahasiswa Sistem Informasi berhasil menembus babak final. Ani Wijaya, mahasiswa semester enam, meraih medali perak dengan menyanyikan lagu “Terpujilah Tanah Airku” dengan vokal yang memukau dan penuh emosi. Sementara itu, Fajar Rahman meraih medali perunggu dengan penampilan yang juga sangat mengesankan.
Pameran karya seni yang menampilkan lukisan, desain grafis, dan fotografi karya mahasiswa Sistem Informasi juga menarik perhatian banyak pengunjung. Dari total 45 karya yang dipamerkan, sebanyak 12 karya berhasil memenangkan penghargaan dalam berbagai kategori. Karya-karya tersebut mencerminkan kreativitas tinggi dan perspektif unik mahasiswa Sistem Informasi terhadap seni kontemporer dan seni digital.
“Saya sangat senang melihat bahwa mahasiswa Sistem Informasi tidak hanya fokus pada coding dan programming, tetapi juga mengembangkan kreativitas artistik mereka,” ujar Prof. Dr. Bambang Sutrisno, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam kunjungannya ke pameran seni.
Dukungan Institusi dan Persiapan Matang
Kesuksesan mahasiswa Sistem Informasi dalam festival ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari institusi universitas dan pembimbingan dari dosen-dosen. Koordinator Program Studi Sistem Informasi, Dr. Erna Sulistyaningrum, S.Kom., M.Tech., telah memberikan motivasi dan fasilitas yang memadai bagi mahasiswa yang berkompetisi.
“Kami percaya bahwa pendidikan di era digital ini tidak hanya tentang kompetensi teknis, tetapi juga tentang pengembangan kepribadian dan karakter yang kuat. Festival seperti ini menjadi platform ideal untuk hal tersebut,” ungkap Dr. Erna Sulistyaningrum dalam sesi wawancara khusus.
Persiapan untuk festival ini dimulai sejak dua bulan sebelumnya, dengan pembentukan tim-tim yang dipimpin oleh mahasiswa senior berpengalaman. Setiap tim mendapatkan pembimbing dari kalangan dosen dan mahasiswa yang lebih berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sesi latihan rutin dilaksanakan di berbagai fasilitas yang disediakan universitas, mulai dari lapangan olahraga, studio seni, hingga ruang-ruang khusus untuk persiapan pertunjukan.
“Dukungan dari universitas sangat membantu. Kami disediakan fasilitas latihan yang lengkap dan kesempatan untuk memanfaatkan waktu luang dengan produktif,” ungkap Aji Pratama, anggota tim sepak bola putri Sistem Informasi.
Dampak Positif bagi Perkembangan Mahasiswa
Keberhasilan mahasiswa Sistem Informasi dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 membawa dampak positif yang signifikan bagi perkembangan pribadi dan akademik mereka. Pertama, prestasi ini meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dan memberikan motivasi tambahan untuk terus berprestasi di berbagai bidang. Kedua, partisipasi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler terbukti meningkatkan sense of belonging atau rasa memiliki terhadap institusi pendidikan.
Ketiga, melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar tentang nilai-nilai kerja sama tim, disiplin, dan manajemen waktu yang efektif. Keempat, festival ini juga menjadi ajang networking yang berharga bagi mahasiswa untuk menjalin hubungan dengan mahasiswa dari program studi lain dan memperluas wawasan mereka.
Tidak kurang penting, keberhasilan ini juga meningkatkan reputasi Program Studi Sistem Informasi di mata publik dan calon mahasiswa baru. Dengan menunjukkan bahwa lulusan Sistem Informasi Universitas Muhammadiyah Kendari adalah individu yang seimbang antara aspek kognitif dan non-kognitif, universitas berhasil membangun citra positif yang akan menarik minat calon mahasiswa berkualitas.
Harapan dan Target ke Depan
Memasuki tahun ajaran berikutnya, Koordinator Program Studi Sistem Informasi menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kegiatan olahraga dan seni budaya di antara mahasiswanya. “Target kami adalah meningkatkan partisipasi menjadi minimal 75 persen dan meraih lebih banyak medali emas di festival tahun depan,” ungkap Dr. Erna Sulistyaningrum dengan optimisme yang tinggi.
Selain itu, universitas juga berencana mengadakan pelatihan khusus untuk mahasiswa yang memiliki potensi tinggi di bidang olahraga dan seni. Program ini diharapkan dapat menghasilkan atlet dan seniman yang tidak hanya unggul di tingkat universitas, tetapi juga mampu berkompetisi di tingkat nasional dan internasional.
Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer juga menambahkan, “Kami juga akan meningkatkan alokasi anggaran untuk mendukung kegiatan-kegiatan mahasiswa. Investasi pada pengembangan mahasiswa adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa.”
Penutup
Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa 2026 yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 15 April 2026 telah membuktikan bahwa pendekatan holistik dalam pendidikan tinggi adalah kunci untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi di era modern. Prestasi gemilang yang diraih mahasiswa Program Studi Sistem Informasi tidak hanya merupakan kebanggaan pribadi dan institusional, tetapi juga merupakan kontribusi nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.
Kesuksesan ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan dukungan kolektif dari berbagai pihak. Ke depannya, diharapkan bahwa semangat yang ditunjukkan dalam festival ini akan terus terjaga dan bahkan meningkat, sehingga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari terus menjadi duta yang menjunjung tinggi nilai-nilai keunggulan, integritas, dan pengabdian.
Dengan terus mengintegrasikan pengembangan akademik dan non-akademik, Universitas Muhammadiyah Kendari semakin memposisikan dirinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang progresif dan berorientasi pada pengembangan holistik manusia Indonesia.
[SELESAI]
—
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan observasi langsung terhadap kegiatan Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa 2026 di Universitas Muhammadiyah Kendari. Panjang artikel: 1.847 kata.